Yang selalu ku

Kau tau bagaimana rasanya berdiri disini,
Di titik ini?
Aku-pun hilang rasa
Tak tahu pedih, tak tahu amarah, tak tau kecewa
Bagaimana aku mencoba bertahan:
Dengan keegoisanku,
Lunglai sesekali,
Tegar ku coba,
Mencari senyum tak bergerak?
Kau mengerti,
Hasratku yang risau?
Aku telah berulang mencoba tinggalkan
Tapi, belum kuharapkan, belum.
Dengan tak tau apa-apa,
Ku harap telah kuperoleh
Pelapang dada
Tak ingin menjadi beban ragu
Resah di jiwa
Jadi,
Tak ingin ku begini
Aku dan aku, selalu saja!
Pisahkan aku!
Bisakah, kau?
Aku pun ingin menikmati anginya,
Seperti katamu.

SFA – (Sekembali dari Ghanta, cimanggis 13 Juli 2004)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.