AFF Women’s Championship 2008 Kekalahan di Pertandingan Perdana

Indonesia harus menerima kekalahan yang menyakitkan dari Laos di pertandingan perdananya sore tadi (08/10). Tendangan pinalti pemain Laos Sochita Phonhalath di menit akhir babak kedua, meredam harapan Indonesia untuk meraih kemenangan di pertandingan perdananya. Pinalti tersebut diberikan wasit Hoang Mai Trang kepada Laos karena adanya body touching di area pinalti oleh pemain Indonesia.

Sebenarnya pada pertandingan yang dimulai jam 17.45 di stadion Than Long, Ho Chi Minh, Vietnam ini, para pemain Indonesia bermain lebih baik dibandingkan pemain Laos. Tidak kurang dari sebelas tendangan mengancam ditujukan ke arah gawang Laos, tapi tidak satupun berakhir dengan gol.

Di awal babak pertama, Indonesia memang bermain lebih bertahan menghadapi serangan Laos. Sehingga, beberapa kali penyerang tim Indonesia Tugiyati Cindy dan Yetty Nonce Yigibalom terpaksa harus berjuang lebih keras untuk dapat mendekati gawang Laos.

Tetapi, bukan berarti Indonesia tidak mendapatkan peluang di babak pertama ini. Di menit ke 5, Tugiyati Cindy sempat mengarahkan tendangan ke arah gawang Laos, namun berhasil ditangkap oleh penjaga gawang Laos Hongthong Choulapanh. Begitu juga di menit ke 27, tendangan Cindy meleset ke arah tiang Laos.

Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan ritme permainannya. Apalagi setelah di menit ke 49, pelatih Timo Scheunemann melakukan pergantian pemain, Doris digantikan Rosmita. Pergantian pemain juga dilakukan di menit ke 60, Alih Apriana digantikan dengan Sarce Nensi.

Berbeda dengan babak pertama, Indonesia pun mulai berani untuk melakukan serangan – serangan. Beberapa kali Indonesia sempat mengancam gawang Laos. Tercatat empat kali tendangan sudut di peroleh tim Indonesia, namun tidak satupun dapat menghasilkan gol. Kapten tim Yudith Sada sendiri yang melakukan tendangan sudut tersebut.

Tidak mau kalah dengan Indonesia, Laos pun berusaha mengimbangi permainan dengan mengganti pemainnya di menit ke 80. Penjaga gawang Indonesia Dorthea pun sempat kewalahan. Sebanyak lima kali tendangan pemain Laos dapat dihalaunya dengan baik. Namun sayang, usaha Dorthea mempertahankan gawangnya harus luluh ketika pemain Laos Sochita Phonhalath melakukan tendangan pinalti di menit ke 89.

Tidak banyak waktu yang tersisa bagi Indonesia untuk merubah keadaan, apalagi wasit pun langsung memberikan kesempatan tendangan bebas kepada Laos tepat setelah Pinalti dilakukan. Tim Indonesia harus menerima kekalahan tersebut.

Semantara itu, Pelatih Laos Volker Hofferbert pun ternyata mengakui keunggulan kemampuan tim Indonesia, khususnya Yetty, Cindy, dan Yudith Sada.

“Vietnam harus hati – hati terhadap pemain Indonesia. Khususnya pemain nomer 2, 21, dan kapten tim. Tim kami kewalahan menghadapi pemain – pemain tersebut. Dan penjaga gawang Indonesia, dia juga memiliki kesigapan yang pantas dipuji,”ujarnya, mengingat Indonesia akan menghadapi Vietnam di pertandingan selanjutnya.

“Tapi, kita juga tidak bisa menutup mata terhadap pemain Indonesia lainnya. Mereka semua memiliki kualitas yang baik,” tambahnya.

Volker pun mengakui bahwa kemenangan yang diperoleh timnya adalah hasil keberuntungan, “Kami hanya beruntung. Hasil terbaik sebenarnya adalah seri. Pinalti memang harus terjadi, karena adanya pelanggaran. Tapi, sejujurnya kami hanya beruntung,” ujarnya mengakui.

Menurut pelatih Indonesia Timo Scheunemann. Kekalahan ini cukup menyakitkan. Terlebih menurutnya hadiah pinalti yang diberikan wasit tidak semestinya terjadi, “Para pemain kita memiliki kemampuan yang baik. Sehingga menurut saya semestinya hasil seri lebih pantas diterima. Apalagi, pinalti tidak semestinya diberikan wasit kepada Laos. Wasit tidak berada di sana dan melihat kejadian sebenarnya. Ia hanya mengikuti arah teriakan pemain Laos, yang melakukan protes. Keputusan yang tidak tepat.”

“Tetapi, saya tidak mau mencari alasan. Kita memang kalah, dan untuk pertandingan selanjutnya kita harus menang, paling tidak seri. Kami harus tetap memiliki semangat. Pemain pun harus tetap semangat. Kita pasti bisa,” tambahnya.

Indonesia akan menghadapi tuan rumah Vietnam di pertandingan selanjutnya (10/10).(Fa)

Indonesia Squad:
PG: Dorthea Kristina Rollo
Belakang :
Alih Apriana
Konstantina Deda
Ludia Ohee
Maesaroh
Tengah:
Astri Marice Ohee
Yudith Sada
Maulina Novryliani
Doris
Depan:
Tugiyati Cindy
Yetty Nonce Yigibalom
Cadangan
Efie Iswandari
Sarce Buaim
Henny H Yigibalom
Regina Wonda
Rosmita
Ninsi Rosita Pawika
Ira Marlianti Arum

Klasemen Sementara
Grup A

Tim ——-M—M—K—S—GM—GK—S
Vietnam ——-1-—1—–0—0—–3—1—3
Laos ——-3—-1—–0—0—–1—0—3
Indonesia ——-0—-0—–1—0—–0—1—0
Myanmar ——-0-—0—–0—0—–1—3—0
Malaysia ——-0—-0—–0—0—–0—0—0
Grup B

Australia 0
Thailand 0
Philipina 0
Singapura 0

SFA 10.08.2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.