1/4 Abad

hari ini…
penuh dengan perenungan, dengan penyesalan, dengan semangat, dan harapan.
entah dengan do’a, karena malu padaNya.

berulang kali taubat dipanjatkan, dan kembali dilakukan,
berulang kali meminta – memohon maaf, dan kembali dosa ditorehkan.

entah, detik – detik ke depan kan kah diisi dengan ampunan dan hidayahNya
atau teguranNya.

Pantas memang menerimanya, meski tetap berharap hidayahNya.

siapa yang mau menjadi pendosa selamanya, atau seorang munafik selamanya.

ajarkan  caranya bertaubat, ajarkan untuk lebih mencintaiNya

tidak ingin ditinggalkan, inginkan Nya ada bersama di tiap langkah.
ingin lebih mencintaiNya lebih dari apapun yang ada dan tiada.

bisakah, lalui daya rayuan mereka yang menolakNya?
cukupkah iman?

malu berdo’a, malu menghadapNya, kembali menangis, dan meminta ampunanNya.
meski jauh di lubuk hati – masih mengharapkan hidayahNya.

hidayahNya yang menerang dan memberi kekuatan untuk menjadi lebih baik,

SFA – PSSI, senayan 16/10/2006

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.