Piala Kemerdekaan 2006, Awal Perjalanan Panjang Tim Nasional

Piala Kemerdekaan menurut rencana akan digelar tanggal 1 – 16 Agustus 2006 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Ajang ini termasuk bagian dari program jangka panjang meningkatkan kualitas Tim Nasional Indonesia. Menurut Nugraha Besoes, SE, “Kita harus membentuk Tim Nasional sebagai Tim yang terbaik, bukan menjadi juara saja. Agar kapanpun Tim Nasional diundang, mereka akan selalu siap. Kemudian, kita juga harus membentuk atmosfir dari Tim Nasional dalam kaitannya dengan masyarakat pecinta sepakbola. Agar Tim Nasional menjadi Tim yang selalu mereka rindukan. Selanjutnya, membawa Tim Nasional menjadi salah satu Tim Elite di Asia Tenggara, Asia dan juga dunia.”

Saat ini Tim Nasional Indonesia menempati posisi ke empat di Asia Tenggara, bahkan tidak masuk kedalam 10 besar di Asia, sementara di dunia Indonesia menempati urutan ke 110 versi FIFA. Mengenai target untuk Tim Nasional, Nugraha Besoes menambahkan, “Untuk di Asia Tenggara kita memiliki target untuk masuk dalam urutan pertama atau paling tidak urutan kedua, masuk sepuluh besar di Asia, serta menembus 50 besar dunia. Bila Tim Nasional telah menjadi salah satu Tim Elite maka pemainnya pun akan menjadi pemain elit. Pemain yang bernilai, akan menjadi pemain professional, dan pastinya akan memiliki ‘price’ yang tinggi. Tidak hanya itu, pemain tim nasional pun akan memiliki kebanggaan ketika dirinya menjadi anggota Timnas. Para pemain Tim Nasional harus dapat menghargai dirinya sendiri.”

Selain itu menurut Nugraha, Piala Kemerdekaan adalah salah satu rentetan perjalanan panjang Tim Nasional, dari Piala Kemerdekaan, mereka akan bermain di Piala AFF, Asian Games, Sea Games, dan juga Pra Olimpiade. Serta target untuk ikut serta dalam Piala Dunia 2018. “Dan kesemuanya akan dapat tercapai bila kita memiliki team work yang baik, bertanggung jawab, dan menghargai setiap tantangan. Saat ini adalah turning point bagi persepakbolaan Indonesia.”

Pada Piala Kemerdakaan ini Malaysia dipastikan akan ikut serta. “Malaysia adalah Negara yang dipastikan ikut serta dalam Piala kemerdekaan, karena Malaysia dan Indonesia saling mengisi. Kitapun akan bermain di Malaysia saat peringatan kemerdekaan mereka tahun ini. Untuk peserta lainnya, kita takkan mengundang tim yang sangat kuat. Begitu juga tidak mengharapkan tim yang kualitasnya di bawah standard.” Nugraha Besoes menambahkan.

“Terakhir kita harus menerapkan falsafah organisasi secara benar agar menimbulkan kebanggaan baik di diri pemain Tim Nasional juga di diri pecinta sepakbola Indonesia.“kata Nugraha lagi. (fa)

SFA 28.04.2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.