AFC Youth Championship : Indonesia Belajar dari Kekalahan

Dalam rangka membina bakat pemain muda Asia, tiap dua tahun sekali AFC (Asian Football Confederation) mengadakan kompetisi remaja U-19 yang juga sebagai babak kualifikasi U-20 Piala Dunia FIFA.

Hampir semua negara di Asia turut serta mengirimkan para pemain muda berbakatnya berkompetisi di ajang ini. Tahun ini setelah melalui babak kualifikasi 16 tim berhasil masuk ke putaran final.

Republik Korea, Kirgistan, Yordania, Cina, Uni Emirat Arab, Thailand, Australia, Jepang, Korea Utara, Iran, Tajikistan, Irak, Saudi Arabia, Malaysia, Vietnam dan India, akan berkompetisi meraih gelar juara. Tim yang terakhir disebut, India akan menjadi tim tuan rumah kompetisi yang diawali di tahun 1959 ini.

Kompetisi yang dimulai tanggal 29 Oktober dan berakhir tanggal 12 November ini akan dibagi menjadi empat grup yang masing – masing dihuni empat negara.

Dari ke enam belas tim, Indonesia tidak termasuk di dalamnya. Indonesia sudah jauh-jauh hari tersingkir dari kancah kompetisi ini. Ditangani pelatih Rully Nere, Muhammad Zein Alhadad, dan Yudo Hadiyanto, Indonesia bermain di grup J bersama Thailand dan Singapura. Kekalahan 1-3 dari Thailand November 2005 (27/11) menjadi pertandingan terakhir Indonesia di babak kualifikasi, sebelumnya tim ini ditahan imbang oleh Singapura 1-1 (25/11).

Sudah lebih dari 30 tahun Indonesia tidak unjuk gigi dalam kompetisi ini. Terakhir kali Indonesia menjadi juara kompetisi ini bersama Myanmar di tahun 1961 setelah bermain imbang 0-0 melawan tim tersebut. Tahun 1962 Indonesia sempat menduduki tempat ketiga setelah menang 3-0 melawan Malaysia (saat itu bernama Malaya), dan terakhir di tahun 1967 kalah 3-0 di final melawan Israel.

Meski dua kali Jakarta menjadi tuan rumah di tahun 1990 dan 1994, Indonesia belumlah berhasil meraih kembali prestasi yang membanggakan tersebut.

Bahkan di tahun 2006 ini, Indonesia harus mengakui bahwa ia telah tertinggal dengan rekan negara lainnya. Jangankan bila kita bandingkan dengan Republik Korea yang telah menjadi juara sebanyak 11 kali (terakhir tahun 2004). Bila dibandingkan dengan Malaysia saja kita boleh dibilang cukup tertinggal. Meski Malaysia belum pernah menjuarai kompetisi ini, prestasi terbaiknya yakni menjadi runner up di tahun 1959, 1960, 1968 dan sekarang ini Malaysia berhasil masuk ke putaran final 2006.

Tim Malaysia yang akan berangkat menuju Guangzhou, China dalam rangka latihan terakhir mereka menghadapi AFC Youth Championship 2006, tanggal 14 Oktober mendatang, akan menghadapi Vietnam, Saudi Arabia, dan Irak di Grup D AFC U-19 Championship.

Menurut pelatih Tim Malaysia, K Rajagopal latihan selama seminggu di China ini bertujuan untuk memberikan bekal terakhir bagi para pemain.

Malaysia lolos ke putaran final setelah mengalahkan Myanmar 4-2 di babak kualifikasi Desember tahun lalu, meski kemudian Myanmar mengalahkan mereka 1-0, Malaysia tetap melangkah maju karena unggul dalam jumlah gol.

Sebenarnya bukanlah suatu hal yang mustahil Indonesia mampu meraih prestasi di ajang ini. Indonesia memiliki banyak pemain muda yang berbakat. Lihat saja Gerry Setia Adhi Nugraha yang kini menjalani latihan di Belanda, ia cukup produktif mencetak gol hampir di setiap pertandingan persahabatan yang digelar disana, atau penjaga gawang Galih Sudaryono dan pemain belakang Tony Sucipto yang terus mengalami perkembangan.

Pemain – pemain muda ini membutuhkan pembinaan dan kesempatan untuk menguji kemampuan mereka. Tahun 2006 Indonesia banyak melakukan peningkatan kualitas tim nasionalnya. Misalnya Timnas U-23 yang kini tengah menjalani latihan jangka panjang di Heerenveen Netherland dalam persiapan menghadapi Asian Games 2006 di Doha. (fa)

Kompetisi Remaja AFC 2006

Group A : Korea Selatan, India, Kirgistan, Yordania

Group B : Cina, Thailand, Uni Emirat Arab, Australia

Group C : Jepang, Iran, Tajikistan, Korea Utara

Group D : Irak, Malaysia, Vietnam, Saudi Arabia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.